hari ini shaum ke 6 (kemarin waktu teraweh, a kosim-penceramah- bilang hari ke-6 puasa,langsung didemo ama seantero mesjid: HARIII KEEEE- 5.................),
anw,ini hari puasa yang kebetulan hari sabtu yang kebetulan tandanya adalah hari libur yang kebetulan juga agendanya cuma santai di rumah yang kebetulan nya menjadikan hari ini dan menit ini jadi workless,daaaaaaaaaaaaaaan kebetulan terakhir aku jadi ngerasa ingin curhat aja, dan kebetulan kebetulan yang paling terakhir, sekarang ini sedang ngerasa sayang sayang nya sama pacar :)
(kalau aku bilang gitu,pacar selalu bilang, jadi kemaren2 ga sayang? sambil cemberut... hihi how big big i love you,dear)
2 tahun, 6 bulan, 6 hari. bener bener bukan waktu yang sebentar untuk bisa terus jalan berdampingan dengan macem macem emosi kecil,marah2 kecil, marah2 besar, cemburu2 kecil, cemburu2 besar, dan bener bener bukan waktu yang lam untuk menjadikan pacar seperti lebih dari setengah jiwa aku. kita banyak sekali bedanya, berkali kali klise ketidakcocokan jadi omongan sompral yang aku ucapin untuk minta putus, dan berkali kali pula pacar selalu bisa nenangin aku dengan alesan sayang yang menjelma jadi magic word, bukan harus cocok tapi saling mencocokan diri- yang akhirnya bisa membawa aku terus berjalana beriringan tanpa pernah cerita ini di-black mark dengan kata pernah putus.
dia selalu buat aku jatuh cinta, dia sekalipun tidak pernah ngebuat aku bosen, bukan klise,ini nyata. hal hal kecil di setiap harinya selalu bikin tempat untuk dia di hati ini jadi melebar.
bagaimana bisa, sedangkan pasangan lain katanya semakin lama,kadang semakin hambar,
kenapa aku tidak? aku selalu jatuh cinta sama dia.
aku semakin jatuh cinta saat di setiap harinya dia manggil aku sayang, saat di setiap harinya dia meminta izin dan memelas untuk dibolehin pergi futsal, saat di setiap harinya dia berkata ayangayangayangayangayangayangayangayang hingga full text sms jika aku tidak juga bersuara, saat disetiap harinya dia memasukan namaku dalam rencana dan impian nya di masa depannya, saat setiap harinya dia tersenyum meladeni aku yang manja,dia kegemesan meladeni aku yang childish, dia tersipu menyampaikan keinginannya yang konyol, dia cemberut bertanya kenapa aku begini kenapa aku begitu, dia tertawa mendengar banyolanku yang sering terlihat bodoh, dia marah jika aku makan pedas atau tidak pamitan pergi kemana yang baru aku ceritakan beberapa hari kemudian, saat setiap harinya aku dan dia sudah lagi merasa kangen padahal belum genap 24 jam kita berpisah, saat dia berkata cukup dengan aku ada disampingnya dan menemaninya saat dia sedang pusing dengan kuliah dan organisasinya, saat dia pamit pergi di pagi hari dan selalu tak pernah ketinggalan menulis sun untuk keningku, dan saat disetiap harinya ia selalu menambah koleksi sms manis yang jadi daftar sms-yang tidak akan dihapus-ku.
aku jatuh cinta saat disetiap harinya aku merasa dia semakin jatuh cinta pula.







